Saturday, February 25, 2017

Ketika Marah dan Kecewa Menyapa

*🌾Bulir Ibrah dan Hikmah🌾*

Dinukil dan diselia dari *"Ketika Marah dan Kecewa Menyapa"*
Oemar Mita, 16 Februari 2017

***

Jiwa ini terkadang layaknya kincir angin yang mudah terpapar oleh angin, bergerak sesuai dengan arah angin yang datang.

Angin yang datang kadang membawa sebab kemarahan. Angin yang datang kadang membawa sebab kesedihan
Terkadang pula angin membawa kekecewaan...

Tapi kemarahan dan kekecewaan bagi hamba beriman hanyalah bagian dari warna jiwa yang justru denganya ia ingin meraih pahala dan ridha.

Karena marah pun berpahala, ketika ia menahannya karena Allah.

***

Sebagaimana dalam sirah dikisahkan bahwa Ali Bin Husain _Rahimahullah taala_ tersiram air panas yang menyebabkan luka oleh budaknya.

Maka sang budak segera membacakan ayat

وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ

_"Mereka yang menahan marahnya"_

Lalu dengan segera kemarahan Ali bin Husain mereda
Dan budaknya meneruskan

ِ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

_"Dan mereka memaafkan manusia dan Alloh mencintai orang yang berbuat kebaikan"_ (Surat Ali-Imran 134]

Lalu Ali bin Husain _rahimahullah_ memaafkan budak tersebut dan membebaskanya, tepat ketika ia habis terguyur air panas oleh budak tersebut.

***

_Hati yang sempurna_
_Jiwa yang bening_
_Ialah hati dan jiwa yang selalu bergerak dengan arahan kitab dan sunnah_
_Maafkan yang memberimu kecewa dan marah_
_Terima kasihlah, dari mereka kita akan menuai pahala di sisi Allah_

***

Previous
Next Post »

Post a Comment